Fakta-fakta Bupati Nganjuk yang Ditangkap KPK, Punya BPR hingga Tambang Nikel dan Batu Bara

- 10 Mei 2021, 17:30 WIB
Fakta-fakta Bupati Nganjuk yang Ditangkap KPK, Punya BPR hingga Tambang Nikel dan Batu Bara.
Fakta-fakta Bupati Nganjuk yang Ditangkap KPK, Punya BPR hingga Tambang Nikel dan Batu Bara. /Instagram.com/@humaskabupatennganjuk

PR SOLORAYA - Berikut fakta-fakta Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat yang ditangkap KPK dalam OTT pada, Senin 10 Mei 2021.

"Informasi yang kami terima sejauh ini, tim gabungan telah melakukan permintaan keterangan atas dukungan jajaran Polres Nganjuk terhadap sekitar 10 orang yang diamankan, di antaranya kepala daerah (Bupati Nganjuk) dan beberapa ASN (Aparatur Sipil Negara) di Pemkab Nganjuk," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya diterima di Jakarta, pada Senin 10 Mei 2021 sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Antara.

Penangkapan Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat ini merupakan follow up dari penyelidikan yang telah dilakukan sejak April 2021 lalu.

Baca Juga: Mensos Tri Rismaharini Tak Panik saat Dapat Panggilan dari DPR RI Terkait 21 Juta Data Bansos Ganda

"KPK sejak awal dalam kegiatan ini, mendukung penuh Tim Bareskrim Mabes Polri yang telah melakukan penyelidikan sejak sekitar April 2021 atas dugaan tindak pidana korupsi penerimaan sejumlah uang untuk mengurus promosi jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk," ucap Ali.

Hingga saat ini Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat masih dimintai keterangan terkait temuan barang bukti berupa uang.

"Adapun bukti yang ditemukan dan diamankan di antaranya berupa uang dalam pecahan rupiah yang saat ini masih dilakukan penghitungan dan dikonfirmasi kepada beberapa pihak yang telah diamankan tersebut," ujar Ali.

Baca Juga: Niat dan Tata Cara Mandi Hari Raya Idul Fitri 2021, Arab, Latin, dan Artinya

Sebagaimana diberitakan Pikiranrakyat-Depok.com dalam artikel berjudul Fakta-fakta Bupati Nganjuk yang Tak Pernah Ambil Gaji hingga Punya 36 Perusahaan dengan 40.000 Karyawan Ia mengatakan KPK akan menginformasikan perkembangan selanjutnya terkait OTT di Nganjuk

"Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut," ucapnya.

Sebagai informasi, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat lahir di Nganjuk, Jawa Timur, pada 2 April 1980.

Pria berusia 41 tahun ini menjabat sebagai Bupati Nganjuk Periode 2018-2023 dan didampingi oleh Marhaen Djumadi sebagai wakilnya.

Baca Juga: Update Virus Corona Indonesia 10 Mei 2021, Total Pasien Covid-19 yang Meninggal Mencapai 47.218 Jiwa

Sebelum terjun ke dunia politik, ia adalah seorang pengusaha yang memiliki 36 perusahaan yang dirintis sejak masih kelas 3 SMA dengan memiliki total karyawan 40.000 orang.

Selain itu, ia memiliki tambang nikel, batu bara, 120 bank perkreditan rakyat, dan masih banyak bisnis lainnya.

Dilansir dari situs ELKHPN, total harta kekayaan Novi Rahman Hidayat mencapai Rp116,8.

Harta kekayaan itu meliputi sejumlah bidang tanah di 32 lokasi senilai Rp58,6 miliar yang tersebar di DKI Jakarta, Tangerang, Nganjuk Surabaya, Kediri, Malang hingga Kotawaringin Timur.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Keheranan Lihat Cibiran Netizen yang Tak Memperbolehkannya Kritik Pemerintah

Selain itu, Novi Rahman Hidayat juga memiliki mobil Toyota Harier, Suzuki Katana, dan Toyota Hiace dengan total nilai Rp764 juta.

Sebagai Bupati Nganjuk, ia memiliki juga harta bergerak lainnya senilai Rp1,2 miliar, surat berharga Rp32,2 miliar, kas dan setara kas Rp26,4 miliar.

Bupati Nganjuk tersebut memiliki hutang senilai Rp2,4 miliar. Dengan demikian, total harta kekayaan yang dilaporkan Novi Rahman Hidayat mencapai Rp116,8 miliar.

Selama menjabat Bupati Nganjuk, ia dikabarkan tidak pernah mengambil gajinya.

Malahan ia memilih meninggalkan perusahaan dan menyerahkan manajemennya kepada para profesional.***(Filio Duan/Pikiran Rakyat Depok)

Editor: Linda Rahmadanti

Sumber: Pikiran Rakyat Depok


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah