BPPTKG Himbau Warga untuk Waspada. Gunung Merapi Mengeluarkan Guguran Lava Sebanyak 110 Kali!

29 November 2021, 09:28 WIB
Gunung Merapi. //indukfrekom_86/YouTube

BERITASOLORAYA.com - Pada Hari Jumat tanggal 26 November 2021 lalu Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yakni Hanik Humaida melaporkan bahwa Gunung Merapi telah mengeluarkan guguran lava sebanyak 110 kali selama sepekan terakhir ini.

Gunung Merapi terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. "Guguran lava teramati sebanyak 110 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter," ungkap Hanik Humaida.

Baca Juga: Jangan Lakukan Ini! Berikut Pertolongan Pertama Terkena Minyak Panas

Dengan demikian, BPPTKG saat ini mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Warga diminta untuk waspada terhadap potensi dari dampak guguran lava dan awan panas Gunung Merapi di sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Sebab, jika terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi tersebut dapat menjangkau area dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Baca Juga: Kabupaten Garut, Diterjang Banjir Bandang

Selama pengamatan yang dilakukan pada 19-25 November 2021, terlihat bahwa gunung tersebut secara aktif telah mengeluarkan awan panas guguran sebanyak satu kali ke arah barat daya dengan jarak luncur 1.800 meter.

Sementara itu, berdasarkan analisis morfologi dari Stasiun Kamera Deles 5, Tunggularum, Ngepos, dan Babadan 2 tidak tampak perubahan morfologi yang signifikan baik kubah barat daya maupun kubah tengah.

Hanik menjelaskan volume kubah lava barat daya Merapi sebesar 1.610.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.927.000 meter kubik.

Adapun intensitas kegempaan Merapi pada pekan ini masih cukup tinggi. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM menunjukkan laju pemendekan jarak sepanjang 0,2 cm per hari.

Baca Juga: Sadari Sebelum Terlambat 5 Gejala Diabetes Ini, Agar Bisa Dihindari Sedini Mungkin

"Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi," jelas Hanik.***

Editor: Inung R Sulistyo

Tags

Terkini

Terpopuler