Pemkot Surabaya dan Baznas Tebus 529 Ijazah. Beri Bantuan Ini kepada Siswa Keluarga Miskin dan Pra Miskin

- 6 Juni 2023, 11:41 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan istrinya, Rini Indriyani
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan istrinya, Rini Indriyani /Instagram @rini_ericahyadi


BERITASOLORAYA.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Surabaya turun tangan kepada pelajar SMA/SMK swasta di Kota Pahlawan yang berasal dari keluarga miskin dan keluarga pra miskin.

Pemkot Surabaya yang diwakili langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan bantuan dalam pembayaran tunggakan biaya pendidikan sekaligus menebus 529 ijazah pelajar SMA/SMK swasta.

Dalam acara yang digelar di Kantor Baznas tersebut, Eri Cahyadi bersama Ketua Baznas Kota Surabaya Muhammad Hamzah.

Baca Juga: UPDATE Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini Selasa 6 Juni 2023, Pergerakan Stagnan, UBS Turun Tipis

Eri Cahyadi Mengatakan bantuan pendidikan ini hanya diberikan khusus bagi keluarga miskin (gamis) dan keluarga pra miskin. Ia juga menyampaikan pesan penting bagi mereka agar tidak mengharapkan bantuan dari pemerintah setiap tahunnya.

Bantuan pembayaran tunggakan biaya pendidikan dan tebus ijazah diberikan langsung ke siswa yang didampingi oleh keluarga, guru, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK swasta.

"Bu, Pak, kalau hari ini panjenengan (Anda) mendapatkan bantuan untuk menebus ijazah dan SPP, saya minta tolong tahun depan sudah tidak ada lagi terlihat mata saya. Karena apa? panjenengan harus sudah harus keluar dari (status) gamis (keluarga miskin) dan pra gamis," jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam proses penyerahan bantuan, Senin, 5 Juni 2023.

Dikutip oleh BeritaSoloRaya.com dari Antara, Wali Kota Eri Cahyadi kemudian menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya untuk dapat menarik siswa yang telah lulus SMA dan belum bekerja di Padat Karya Pemkot Surabaya.

Baca Juga: CATAT! Referensi PPDB 2023: 5 SMA Swasta Terbaik di Jakarta Timur yang Masuk Top 1.000 Ranking Nasional

Jika Siswa saat ini masih menempuh pendidikan dan belum lulus dari SMA/SMK, maka orang tua yang akan ditarik untuk bekerja di Padat Karya Pemkot Surabaya.

Oleh sebab itu, Eri Cahyadi yang akrab disapa Cak Eri meminta orang tua yang hadir dapat ikut program Padat Karya yang dibina oleh Pemkot Surabaya.

Ia berniat setelah diberi pekerjaan di program Padat Karya, pendapatan bulanan setiap kepala keluarga (KK) yang hari ini mendapat bantuan bisa menyentuh angka Rp4 juta - Rp5 juta.

Selain Cak Eri, Muhammad Hamzah selaku Ketua Baznas Kota Surabaya mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama dengan Wali Kota Surabaya dalam memberikan bantuan biaya sekolah dan tebus ijazah SMA/SMK.

Baca Juga: Renang Vs Lari, Olahraga Mana yang Paling Ampuh Bakar Kalori Tubuh? Simak Di Sini...

Hamzah berharap semoga kedepannya pelajar yang hari ini telah bendahara bantuan dapat berkontribusi bagi bangsa terkhusus bagi Kota Pahlawan. Ia juga berharap bantuan yang telah diberikan dapat membuat hidup penerima menjadi lebih baik.

Secara simbolis Wali Kota Surabaya Memberikan kepada tiga pelajar, yaitu Yanuar Arwana dari SMA Giki 3 Surabaya, Rian Hidayatullah dari SMA Ibnu Husain Surabaya, serta Muhammad Sahid Rizki dari Madrasah Aliyah (MA) Darussalam Surabaya.***

 

Editor: Anbari Ghaliya


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah