Program Persiapan Beasiswa Tahun 2023 Kemenag Dibuka, Pesantren Salafiyah Jadi Fokusnya, Simak Persyaratannya!

- 26 November 2023, 18:31 WIB
Ilustrasi santri, pengasuh, hingga tenaga pendidik di lingkungan Pesantren Salafiyah yang jadi fokus dalam Program Persiapan Beasiswa Tahun 2023 Kemenag.
Ilustrasi santri, pengasuh, hingga tenaga pendidik di lingkungan Pesantren Salafiyah yang jadi fokus dalam Program Persiapan Beasiswa Tahun 2023 Kemenag. /kemenag.go.id

BERITASOLORAYA.com- Pendaftaran Program Persiapan Beasiswa Tahun 2023 Kementerian Agama telah dibuka dan Pesantren Salafiyah menjadi fokusnya.

Dilansir BeritaSoloRaya.com dari laman resmi Kemenag pada 26 November 2023, Wibowo Prasetyo selaku Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik menjelaskan Program Persiapan Beasiswa secara khusus diadakan untuk mempersiapkan para santri di Pesantren Salafiyah agar mampu memenuhi persyaratan sebagai pendaftar beasiswa.

"Melalui program beasiswa ini (Program Persiapan Beasiswa Tahun 2023), santri Pesantren Salafiyah diharapkan memiliki kemampuan yang cukup, baik kemampuan bahasa inggris atau bahasa lainnya, serta soft skills yang diperlukan untuk kualifikasi pendaftaran beasiswa," terangnya.

Baca Juga: BESOK TERAKHIR, Beasiswa Kemenag untuk S2 dan S3. Cek Jadwal, Persyaratan, dan Tata Cara Pendaftaran

Namun, untuk mendaftar Program Persiapan Beasiswa Tahun 2023 dari Kemenag diperlukan sejumlah persyaratan.

Silahkan simak daftar di bawah ini yang merupakan persyaratan umum pendaftaran Program Persiapan Beasiswa Tahun 2023 Kemenag:

1. Diutamakan mereka yang merupakan pengasuh, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan pada Pendidikan Diniyah Formal, Satuan Pendidikan Muadalah, Ma’had Aly, serta Pendidikan Kesetaraan milik Pondok Pesantren Salafiyah.

Baca Juga: Deadline 31 Oktober! Beasiswa Bestari Dibuka untuk SMA-S1, Simak Ketentuannya

2. Santri WNI (Warga Negara Indonesia).

3. Santri yang berasal dari pesantren yang telah terdaftar di Kemenag, dibuktikan dengan Nomor Statistik Pesantren (NSP) serta aktif dalam melakukan pemutakhiran data pada EMIS Ditjen Pendidikan Islam.

4. Santri aktif di pesantren Salafiyah, yakni santri yang sedang mondok di pesantren Salafiyah minimal tiga tahun terakhir.

Baca Juga: UIN Walisongo Berikan Beasiswa FULL untuk Siswa-Siswi MAN-PK di Seluruh Indonesia, Berikut Info Selengkapnya

5. Pengasuh, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang aktif di Pondok Pesantren Salafiyah minimal dua tahun sampai saat ini.

6. Memiliki akhlak terpuji dan layak mengikuti seleksi program.

Halaman:

Editor: Endah Primasari Utami


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah