Muhammad Yamin Sang Pelopor, Perumus Dasar Negara Indonesia Hingga Cikal Bakal Lahirnya Pancasila

- 18 Oktober 2023, 03:36 WIB
Suasana Sidang BPUPKI
Suasana Sidang BPUPKI /Dok. Wikipedia Commons

BERITASOLORAYA.com - Pidato yang disampaikan oleh Muhammad Yamin pada tanggal 29 Mei 1945 di Sidang Pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dalam pidatonya, Muhammad Yamin mengusulkan lima dasar negara Indonesia yang kemudian menjadi cikal bakal Pancasila.

Lima dasar negara yang diusulkan oleh Muhammad Yamin adalah sebagai berikut:

Ketuhanan Yang Maha Esa

Muhammad Yamin berpendapat bahwa dasar negara Indonesia harus berlandaskan pada Ketuhanan Yang Maha Esa. Hal ini karena masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual.

Kebangsaan Indonesia

Muhammad Yamin berpendapat bahwa dasar negara Indonesia harus berlandaskan pada Kebangsaan Indonesia. Hal ini karena Indonesia adalah negara yang berdaulat dan merdeka.

 Persatuan Indonesia

Muhammad Yamin berpendapat bahwa dasar negara Indonesia harus berlandaskan pada Persatuan Indonesia. Hal ini karena Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, dan ras.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Muhammad Yamin berpendapat bahwa dasar negara Indonesia harus berlandaskan pada Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Hal ini karena Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Muahammad Yamin kiri depan menggunakan peci hitam
Muahammad Yamin kiri depan menggunakan peci hitam Dok. Keluarga Muhammad Yamin


Muhammad Yamin juga berpendapat bahwa dasar negara Indonesia harus berlandaskan pada Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Hal ini karena Indonesia adalah negara yang demokratis.

Pidato Muhammad Yamin ini menjadi salah satu pidato terpenting dalam sejarah Indonesia. Pidato ini menjadi dasar bagi pembentukan Pancasila, yang kemudian menjadi dasar negara Indonesia.

Berikut adalah kutipan dari pidato Muhammad Yamin:

"Ketuhanan Yang Maha Esa, yang menjadi dasar negara kita, ialah Ketuhanan Yang Maha Esa dengan kewajiban menjalankan syariat-syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya."

"Kebangsaan Indonesia, ialah kebangsaan yang meliputi semua bangsa dan bahasa di kepulauan Nusantara."

"Persatuan Indonesia, ialah persatuan bangsa yang meliputi seluruh bangsa Indonesia."

"Kemanusiaan yang adil dan beradab, ialah peri kemanusiaan yang tinggi yang mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan persamaan kewajiban antara manusia, tanpa membedakan suku, bangsa, agama, dan kepercayaan."

"Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, ialah suatu sistem pemerintahan yang berasaskan atas kedaulatan rakyat dan dilaksanakan menurut hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan."

Baca Juga: Catatan Sejarah Karya Tokoh Berpengaruh Nasional Muhammad Yamin

Pidato Muhammad Yamin ini merupakan bukti cinta dan komitmennya terhadap kemerdekaan Indonesia. Pidato ini juga merupakan kontribusi penting bagi pembangunan bangsa Indonesia.***

Editor: Inung R Sulistyo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah