Yayasan Pawiyatan Kebudayaan Jawi Karaton Surakarta Gelar Ujian Praktek untuk 82 Orang Pambiwara

- 17 Desember 2023, 21:16 WIB
Yayasan Pawiyatan Kebudayaan Jawi Karaton Surakarta Gelar Ujian Praktek untuk 82 Orang Pambiwara
Yayasan Pawiyatan Kebudayaan Jawi Karaton Surakarta Gelar Ujian Praktek untuk 82 Orang Pambiwara /BeritaSoloRaya.com/@Inung R Sulistyo/

BERITASOLORAYA.com – Menjadi Pambiwara atau pembawa acara dalam Bahasa Jawa tidaklah mudah. Perlu keterampilan khusus untuk menjadi Pambiwara yang terampil Bahasa Jawa halus dan memahami Budaya Jawa.

Untuk itulah, ada sejumlah sanggar pelatihan Pambiwara yang membuka pelatihan bagi siapa saja yang berminat untuk menjadi seorang pembawa acara Bahasa Jawa. Sanggar tersebut akan melatih seseorang menjadi Pambiwara yang mahir dalam berbagai acara berbahasa Jawa.

Pada Sabtu 16 Desember dan Minggu 17 Desember 2023, Yayasan Pawiyatan Kebudayaan Karaton Surakarta menggelar ujian praktek Pambiwara di Keraton Kasunanan Surakarta. Ujian tersebut diikuti 82 orang Pambiwara dari sanggar di Blitar, Semarang dan Solo yaitu Sanggar Pasinaon Pambiwara Keraton Kasunanan Surakarta.

Baca Juga: Hasil Seleksi Kompetensi PPPK 2023 Pemkab Sleman telah Dirilis, Berikut Link Pengumuman dan Ketentuannya

Yayasan Pawiyatan Kebudayaan Jawi Karaton Surakarta Gelar Ujian Praktek untuk 82 Orang Pambiwara di bangsal Smorokoto Karaton Surakarta, Sabtu, 16 Desember2003
Yayasan Pawiyatan Kebudayaan Jawi Karaton Surakarta Gelar Ujian Praktek untuk 82 Orang Pambiwara di bangsal Smorokoto Karaton Surakarta, Sabtu, 16 Desember2003 Inung R Sulistyo

Menurut Ketua Yayasan Pawiyatan Kebudayaan Jawi Karaton Surakarta, GKR Koes Moertiyah Wandasari, peserta yang mengikuti ujian praktek tersebut berasal dari mahasiswa, pengusaha, guru, dan perangkat desa. Ada 29 materi yang diujikan saat itu salah satunya tata cara atau upacara adat istiadat di Jawa. Seperti acara pernikahan adat Jawa, acara syukuran

kehamilan dalam adat Jawa yaitu mitoni, hingga acara kematian dengan adat Jawa.

“Ujian ini merupakan angkatan ke 40. Dari tahun 1993 hingga saat ini, Sanggar Pasinaon Pambiwara Keraton Kasunanan Surakarta sudah meluluskan sekitar 4.000 orang Pambiwara,” kata perempuan yang kerap disapa Gusti Moeng ini kepada BeritaSoloRaya.com, Sabtu 16 Desember 2023.

Ia menambahkan, sebelum mengikuti ujian, para peserta diajak berziarah ke Makam Imogiri di Yogyakarta untuk menghormati para pendahulu keraton. Selain itu mereka juga diajak ke Kotagede Yogyakarta yang merupakan awal mula adanya pembelajaran Pambiworo. Sebab, di Kotagede itulah awal mula Kerajaan Mataram Islam ada di Pulau Jawa.

Halaman:

Editor: Windy Anggraina


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah