Gratis! Kemenag dan Skilvul Ajak Guru dan Siswa Madrasah untuk Pelatihan Koding, Cepat Klik Link Ini!

- 14 November 2022, 12:49 WIB
Ilustrasi koding
Ilustrasi koding / StartupStockPhotos/Pixabay

BERITASOLORAYA.com - Kabar gembira datang dari kolaborasi program dari Kementerian Agama (Kemenag) dan Skilvul yang mengadakan program pelatihan koding.

Program pelatihan koding ini dikemas dengan #MadrasahBisaNgoding yang ditujukan untuk guru dan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) serta Madrasah Aliyah (MA).

Skilvul dan Kemenag berkonsentrasi untuk mengadakan program koding yang bertujuan untuk mengajak guru dan siswa bersiap dengan era transformasi digital.

Baca Juga: Hati-hati, Ini 6 Penentu Pelamar PPPK Guru 2022 Bisa Lanjut atau Tidak, Nomor 5 Sering Buat Gugur...

Selain itu, Kemenag dan Skilvul juga berharap program pelatihan koding ini untuk meningkatkan dan memberikan variasi inovasi pembelajaran terhadap guru dan siswa.

Dikutip BeritaSoloRaya.com dari laman resmi Kemenag, direktur kurikulum, sarana, kelembagaan dan kesiswaan (KSKKK) salah satu madrasah di Jakarta mengungkapkan hal seperti berikut.

"Sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta literasi digital, Kemenag gandeng Skilvul untuk beri pelatihan gratis kepada guru dan siswa madrasah," terang Isom, direktur KSKK.

Ditambah, dikatakan program pelatihan koding ini merupakan salah satu program prioritas dari Kemenag, khususnya Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Baca Juga: Baru, Ini Cara Pendaftaran PPPK Guru dan Nakes 2022. Lakukan Langkah-langkah Ini agar Jadi Peserta...

Adanya program pelatihan koding untuk guru dan siswa ini bisa dijadikan cerminan bahwa kegiatan pembelajaran di lingkup madrasah tidak hanya berdasarkan pendidikan agama.

Namun, guru dan siswa madrasah dikatakan harus mampu bersaing dengan pemberian bekal pengetahuan dan keterampilan siswa sesuai dengan perkembangan zaman, yaitu transformasi teknologi.

"Koding bisa menjadi salah satu ruang pengembangan guru dan siswa yang mempunyai minat dan bakat di bidang teknologi informasi," lanjut Isom.

Berada di zaman industrialisasi dan teknologi modern yang begitu cepat memang harus dibekali dengan pembelajaran yang sesuai, sesuai dengan tujuan program pelatihan koding ini.

Baca Juga: Tunjangan Khusus Diberikan kepada Guru ASN dengan 5 Kriteria Ini, Nomor 3 Harus Terpenuhi

Dengan diadakannya program ini maka siswa dan guru diharapkan untuk meningkatkan keterampilan digital yang bisa membekali guru serta siswa menangani kebutuhan industri pada masa sekarang.

"Bagi guru, koding juga diharapkan bisa meningkatkan inovasi dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran," sambung Isom.

Pembukaan program pelatihan koding ini dibuka sebesar 4.000 kuota untuk tahap pertama khusus bagi siswa madrasah.

Pelaksanaan program ini dimulai dengan peserta mengikuti Basic Web Development Course selama satu bulan secara intensif.

Baca Juga: Kaesang Curhat Terbang ke Surabaya Naik Batik Air, tetapi Kopernya Nyasar ke Medan, Begini Ceritanya!

Selain itu, program pelatihan koding juga ditujukan kepada guru sebanyak 1.250 kuota untuk guru MTs dan MA.

"Selama pelatihan, para peserta akan dibimbing oleh mentor yang sudah berpengalaman di bidangnya, serta akan mendapatkan sertifikasi," terang Isom.

Pendaftaran program pelatihan koding untuk guru dan siswa madrasah ini dibuka pada tanggal 10 November hingga 31 Desember 2022.

Berikut link pendaftaran untuk mendaftar program pelatihan koding untuk guru dan siswa madrasah dengan laman resmi yang bisa di klik di sini.

Halaman:

Editor: Anbari Ghaliya

Sumber: Kemenag


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah