Jerman Beri Peringatan ke Warganya, Divaksin, Disembuhkan atau Mati.

- 23 November 2021, 16:12 WIB
Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn
Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn /Foto: Twitter/@BMG_Bund/

BERITASOLORAYA.com - Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn memperingatkan, bahwa sebagian besar orang di negaranya akan divaksinasi, disembuhkan atau mati dari Covid-19 dalam beberapa bulan.

Peringatan ini sendiri disampaikan setelah angka inveksi Covid-19 di Jerman meningkat secara dratis dari hari ke hari.

Layanan kesehatan di Jerman sampai-sampai kelelahan dan ranjang di berbagai rumah sakit di Jerman sudah penuh semua.

Baca Juga: Perbaiki Mental Anak Dengan Cara Ini

"Mungkin pada akhir musim dingin ini, seperti yang kadang-kadang dikatakan sinis, hampir semua orang di Jerman akan divaksinasi, disembuhkan atau mati (karena Covid-19)," kata Menteri Kesehatan Jens Spahn.

"Itulah mengapa kami sangat merekomendasikan vaksinasi," tambahnya, seraya menyalahkan varian Covid-19 Delta yang sangat menular.

Dilansir dari Pikiran Rakyat, Jerman sendiri memberi peringatan keras untuk warganya agar segera melakukan vaksinasi.

Baca Juga: Waspada! Inilah Pintu-Pintu Masuk Iblis Yang Harus Diketahui, Agar Tidak Terjerumus

Sampai saat ini, baru 68 persen populasi Jerman yang sudah divaksinasi dan hal tersebut masih jauh dari target pemerintah Jerman untuk mengendalikan pandemi.

Jerman, negara terpadat di Uni Eropa itu, menurut badan kesehatan Robert Koch Institute, telah menambahkan 30.643 kasus lagi pada Senin, sehingga total sejak awal pandemi menjadi lebih dari 5,3 juta.

Dari data tersebut, total sudah 100.000 warga Jerman yang sudah meninggal karena virus Corona tersebut.

Baca Juga: Sering Merasa Kecewa? Begini Cara Mengatasinya Menurut Gus Baha: Teladani Kisah Abu Bakar

"Kami memiliki situasi yang sangat, sangat sulit di banyak rumah sakit," kata Spahn.

Jerman sendiri sudah melakukan pembatasan ketat untuk kasus Covid-19 ini.

Apalagi kini Jerman juga sedang menghadapi gelombang keempat virus Corona. 

Halaman:

Editor: Novrisia Yulisdasari

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah