Segini Gaji Honorer yang Jadi Pegawai PPPK di Tahun 2023, Berdasarkan Aturan Ini Cuma...

21 Desember 2022, 20:54 WIB
Ilustrasi. Berapa gaji honorer yang jadi pegawai PPPK? Simak penjelasannya. /Instagram @bank_indonesia

BERITASOLORAYA.com – Segala aspek yang berkaitan dengan pegawai pemerintah entah itu ASN PNS maupun ASN PPPK, telah diatur secara rinci.

Untuk aturan pemberian gaji kepada pegawai PPPK, hingga saat ini masih mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2020.

Selain mengatur tentang pemberian gaji untuk pegawai PPPK, PERPRES tersebut juga merinci tunjangan untuk pegawai PPPK.

Jika pemerintah tidak merilis aturan baru, pemberian gaji kepada tenaga honorer yang menjadi pegawai PPPK di tahun 2023 akan kembali mengacu pada PERPRES tersebut.

Baca Juga: Jadwal Seleksi PPPK Tenaga Teknis 2022 Provinsi DI Yogyakarta, Catat Lur, Jangan Sampai Terlewat

Pengadaan ASN tahun 2023 juga telah disampaikan oleh Menpan RB Abdullah Azwar Anas saat rapat dengan Kemenkes dan Kemdikbud pada bulan November 2022 lalu.

Pembayaran gaji PPPK tentunya tidak sama untuk seluruh pegawai. Hal ini dikarenakan besaran gaji pegawai PPPK akan didasarkan pada golongan dan masa kerja pegawai itu sendiri.

Dalam Pasal 2 ayat (2) Perpres Nomor 98 Tahun 2020 disebutkan bahwa pegawai PPPK yang diangkat untuk melaksanakan tugas jabatan sesuai peraturan perundang-undangan diberikan gaji yang besarannya didasarkan pada golongan dan masa kerja.

Baca Juga: Catat, Skema Seleksi PPPK Tenaga Teknis Tahun 2022, Mulai Dari Pendaftaran Hingga Lolos dan Pengusulan NI P3K

Adapun gaji yang akan diberikan dari dana APBN dan APBD tersebut belum dikenakan potongan pajak penghasilan.

Pegawai PPPK juga bisa mendapatkan kenaikan gaji secara berkala atau kenaikan gaji istimewa sesuai peraturan.

Untuk besaran gaji pegawai PPPK berdasarkan golongan, berikut ini rinciannya:

  • Golongan 1 mulai dari Rp1.794.900 sampai Rp2.686.200
  • Golongan 2 mulai dari Rp1.960.200 sampai Rp2.843.900
  • Golongan 3 mulai dari Rp2.043.200 sampai Rp2.964.200
  • Golongan 4 mulai dari Rp2.129.500 sampai Rp3.089.600
  • Golongan 5 mulai dari Rp2.325.600 sampai Rp3.879.700
  • Golongan 6 mulai dari Rp2.539.700 sampai Rp4.043.800
  • Golongan 7 mulai dari Rp2.647.200 sampai Rp4.214.900
  • Golongan 8 mulai dari Rp2.759.100 sampai Rp4.393.100
  • Golongan 9 mulai dari Rp2.966.500 sampai Rp4.872.000

Baca Juga: Serbu Lur! Pemda DI Yogyakarta Buka 40 Formasi PPPK Tenaga Teknis 2022, Batas Akhir Pendaftaran 6 Januari 2023

  • Golongan 10 mulai dari Rp3.091.900 sampai Rp5.078.000
  • Golongan 11 mulai dari Rp3.222.700 sampai Rp5.292.800
  • Golongan 12 mulai dari Rp3.359.000 sampai Rp5.516.800
  • Golongan 13 mulai dari Rp3.501.100 sampai Rp5.750.100
  • Golongan 14 mulai dari Rp3.649.200 sampai Rp5.993.300
  • Golongan 15 mulai dari Rp3.803.500 sampai Rp6.246.900
  • Golongan 16 mulai dari Rp3.964.500 sampai Rp6.511.100
  • Golongan 17 mulai dari Rp4.132.200 sampai Rp6.786.500

Selain mendapatkan gaji sesuai golongannya masing-masing, PPPK juga akan diberikan tunjangan sesuai dengan tunjangan PNS pada instansinya bekerja.

Adapun tunjangan PPPK yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Honorer Dihantui Penghapusan 2023, Jangan Risau, Menpan RB Tengah Rencanakan Ini untuk Masa Depan Non ASN

1. Tunjangan keluarga

2. Tunjangan pangan

3. Tunjangan jabatan struktural

4. Tunjangan jabatan fungsional

5. Tunjangan lainnya.

Gaji dan tunjangan yang didapatkan PPPK di instansi pusat dibebankan pada APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Baca Juga: Kabar Gembira untuk Puluhan Ribu Guru Kategori Berikut dari Kemdikbud Soal SK Tunjangan

Sementara gaji dan tunjangan bagi PPPK yang bekerja di instansi daerah dibebankan pada APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2020 masih akan berlaku hingga diturunkan peraturan terbaru.***

Editor: Syifa Alfi Wahyudi

Sumber: Perpres Nomor 98 Tahun 2020

Tags

Terkini

Terpopuler