Panduan Pendaftaran PPPK 2022 di SSCASN, Guru Lulus PG 2021 yang Belum Dapat Penempatan Bisa Terapkan Cara Ini

- 2 November 2022, 08:54 WIB
Hal yang harus dilakukan guru honorer P1 saat daftar PPPK 2022 di SSCASN jika belum dapat penempatan.
Hal yang harus dilakukan guru honorer P1 saat daftar PPPK 2022 di SSCASN jika belum dapat penempatan. /Antara Foto/Syifa Yulinnas/

BERITASOLORAYA.com – Diinformasikan bahwa pendaftaran PPPK 2022 bisa dilakukan melalui laman resmi BKN yakni SSCASN untuk seluruh pelamar baik itu guru atau non guru.

Khususnya pelamar PPPK guru 2022, harus tahu panduan pendaftaran di SSCASN agar tidak ada hal yang salah ataupun terlewat di tahap awal sebelum menjadi guru ASN.

Informasi kali ini ditujukan bagi guru honorer yang memenuhi nilai ambang batas atau lulus passing grade pada seleksi PPPK 2021 namun belum mendapat formasi dan tidak mendapatkan penempatan di tahun ini.

Para guru lulus passing grade 2021 akan menjadi prioritas 1 atau P1 saat melakukan pendaftaran PPPK 2022 di SSCASN dan diutamakan menjadi guru ASN.

Baca Juga: Resmi Dibuka! Cek Persyaratan dan Kelengkapan Seleksi PPPK 2022 untuk Guru ASN di Bawah ini

Perlu diketahui, tidak semua guru honorer lulus passing grade (PG) 2021 yang belum mendapat formasi akan mendapatkan penempatan di tahun 2022.

Untuk guru honorer P1 yang belum mendapatkan penempatan, bisa terapkan cara ini agar memiliki kesempatan ikut seleksi PPPK 2022 sebelum jadi ASN.

Dijelaskan langsung melalui buku panduan pendaftaran SSCASN untuk PPPK guru, pelamar P1 yang mendapatkan formasi akan ditampilkan data Dapodik dengan keterangan, “Anda mendapatkan penempatan. Lokasi penempatan Anda akan ditetapkan pada saat pengumuman.”

Baca Juga: Peraturan Seragam Sekolah Peserta Didik Semua Jenjang Berubah? Simak Ketentuan dari Kemdikbud, Baru!

Jika guru honorer P1 tidak memperoleh kuota penempatan saat memilih jenis seleksi, akan ada keterangan, “Mohon maaf, formasi pada instansi sudah tidak tersedia. Anda tidak dapat melanjutkan pendaftaran ini.”

Jangan berkecil hati jika guru honorer P1 tidak mendapatkan kuota penempatan.

Jika mengalami kondisi ini, guru honorer P1 memang disebutkan tidak dapat melanjutkan proses pendaftaran.

Meski begitu, guru honorer P1 dapat turun prioritas berdasarkan data pemetaan dari Kemdikbud.

Baca Juga: Trending di YouTube, Berikut Lirik Lengkap Lagu ‘Anti-Hero’ dari Album Terbaru Milik Taylor Swift

Bagi guru honorer P1 yang tidak mendapat penempatan dan hendak turun prioritas, saat memilih jenis seleksi sistem akan menampilkan data Dapodik degan keterangan, “Anda tidak mendapatkan penempatan, Anda diperbolehkan untuk turun prioritas.”

Bagi guru honorer P1 yang bersedia turun prioritas, silakan tekan tombol ‘Turun Status’.

Selanjutnya, sistem SSCASN akan menampilkan notifikasi berhasil turun prioritas. Guru honorer P1 dapat menekan tombol ‘Baiklah’.

Baca Juga: 6 Berkas Utama Daftar Seleksi PPPK 2022, Nomor 4 Resmi dari Kementerian? Simak Selengkapnya di Sini

Persetujuan turun prioritas akan membuat sistem menunjukkan kolom status prioritas. Dalam kondisi tersebut, guru honorer P1 dapat turun prioritas menjadi P2, P3, dan pelamar umum atau P4.

Data yang ditampilkan di sistem adalah data yang merujuk pada Dapodik dan database Kemdikbud. Jika guru menemukan perbedaan, segera hubungi layanan helpdesk berikut: https://gurupppk.kemdikbud.go.id/contact/contact.

Selain menghubungi helpdesk Kemdikbud tersebut, guru honorer juga dapat menyampaikan aduan perbedaan data melalui Call Center 1-500-977.

Baca Juga: Pendaftaran PPPK 2022 di SSCASN: Lakukan Hal Ini Jika Guru Honorer P1 Belum Mendapatkan Penempatan

Adapun penentuan status pelamar P1 saat turun prioritas merupakan kebijakan Kemdikbud dengan menggunakan data hasil pemetaan Kemenristekdikbud.

Untuk mengetahui panduan lengkap pendaftaran PPPK guru 2022 di laman SSCASN, guru honorer dapat mengakses tautan ini (klik di sini).

Demikian informasi ini semoga bermanfaat.***

Editor: Syifa Alfi Wahyudi

Sumber: BKN


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x